GridPop.ID - Binatang jenis ular selain bisa menjadi hewan peliharaan namun juga bisa mengancam nyawa manusia.
Keberadaan ular memang diperlukan untuk keseimbangan ekosistem, namun tak bisa dipungkiri jika keberadaannya membuat banyak orang merasa khawatir.
Terlebih lagi, ular bisa hidup di semua habitat termasuk di pemukinan manusia.
Baca Juga : Kisah Fajar Saefudin, Bocah 10 Tahun yang Tubuhnya Kering Kerontang Meninggal Dunia Akibat Sakit Paru hingga Satu Keluarga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni
Binatang melata bisa menjadi ancaman karena ular memakan mangsanya bulat-bulat. Ditambah adanya bisa yang bisa menyebabkan kematian.
Di Indonesia sendiri banyak kasus ular yang menyerang manusia bahkan menelannya hidup-hidup.
Seperti peristiwa seorang ibu rumah tangga yang dimangsa hidup-hidup ular piton di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.
Baca Juga : Mengejutkan! Tiba-tiba Ada Mayat Ditemukan dalam Sebuah Pesta Pernikahan yang Digelar di Hotel Mewah
Bahkan sebelum kejadian itu ada seorang laki-laki bernama Akbar bin Ramli (25) juga dimangsa ular piton raksasa di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Namun, sebelum kedua peristiwa itu ada cerita unik berbalut mistis mengenai ular yang datang dari desa Galang, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur pada Maret 2018 lalu.
Semuanya dimulai ketika warga lokal dan turis asing memergoki seekor ular putih raksasa sepanjang 23 meter.
Mereka menemukan ular tersebut di gua yang dinamai Istana Ular di desa Galang.
Baca Juga : Terkena Sindrom Langka, Bayi Ini Lahir dengan Wajah Seperti Orang Tua Berusia 80 Tahun!
Penemuan ular putih itu seukuran manusia dewasa tersebut terjadi ketika seorang warga bernama Doroteus Manto menemani delapan turis asal Jerman memasuki gua istana ular.
"Waktu kami temukan ular itu, bule (turis) langsung mengambil alat ukur untuk mengukur panjang ular tersebut," ujar Doroteus seperti dikutip dari Pos Kupang, Minggu (24/3/2019).
"Saat diukur ular itu tidak bergerak. Setelah diukur, baru diketahui persis panjangnya 23 meter," tambah Doroteus.
Baca Juga : Miris! Seorang Ibu Kehilangan Jari Kaki, Indung Telur Hingga Rahim Usai Alat Kontrasepsi IUD Masuk dalam Perutnya
Doroteus mengaku menemukan keberadaan ular tersebut setelah memasuki gua sejauh 200 hingga 500 meter.

Ular Putih
Bangka Pos
Ular Putih
Saat ular putih ditemukan, ia dalam keadaan tidak bergerak dengan mata terbelalak.
"Saat masuk ke dalam gua, kami dibagikan tabung oksigen lengkap dnegan alatnya oleh bule sehingga kami masih bisa bernapas lancar walaupun di kedalaman lima ratus meter," papar Doroteus.
Di sana bukan hanya ada ular putih raksasa saja.

Komentar

  1. Ini adalah salah satu tempat wisata yang populer di kalangan masyarakat manggarai

    BalasHapus

Posting Komentar